Anjing/Kucing Muntah, Apakah Indikasi Berbahaya?

Muntah merupakan gejala atau tanda bahwa ada yang tidak beres pada pencernaan hewan peliharaanmu.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika peliharaanmu muntah yaitu dari bentuk muntahannya, dari frekuensi muntahnya, dan dari gejala yang menyertai muntah tersebut.

Beberapa jenis bentuk muntahan yang familiar sebagai berikut;

  1. Kuning berbusa, menandakan asam lambung yang meningkat (maag), putih berbusa bisa akibat asam lambung, bisa juga akibat keracunan. Catatan tambahan: pertolongan pertama indikasi keracunan sebelum bawa kedokter dengan memberikan pil arang.
  2. Muntahan berbentuk makanan yang tidak tercerna, bisa jadi akibat desakan ketika makanan belum tercerna dengan sempurna, misalnya setelah makan lalu berlarian. Oleh karena itu bagi hewan peliharaanmu setelah makan dianjurkan untuk berdiam minimal 1 jam. Tak hanya muntah, hal ini juga bisa mengakibatkan pembengkakan pada limpa.
  3. Muntah cacing. Muntahan ini disertai adanya cacing baik hidup atau mati, menandakan hewanmu cacingan. Beri obat cacing secara rutin, untuk menghindari hewanmu dari cacingan.
  4. Muntah bulu, hal ini biasa terjadi, karena hewan anda sering menjilati bulunya dan tertelan. Biasanya hewan anda akan memakan rumput untuk memancing bulu ini keluar dari pencernaannya.

Kamu perlu bawa ke dokter apabila frekuensi muntah menjadi sering, dan apabila hewan anda tidak nafsu makan, karena hewan anda bisa mengalami dehidrasi. Begitu pula jika gejala muntah disertai gejala lainnya seperti diare, kejang-kejang, atau gemetar.

Semoga informasi ini membantu ya 👍🏻. #nathasatwanusantara #nathasatwaedu

EnglishIndonesian