Bahaya Obesitas Pada Kucing

Memang kucing gendut itu terlihat lucu dan menggemaskan, banyak cat owner yang terlalu memanjakan kucingnya, memberi porsi lebih dari kebutuhannya, dan ragam camilan sehingga membuat kucing jadi gendut.

Tapi di balik kelucuannya, kucing yang mengalami kegendutan (obesitas) berpeluang mengidap beberapa penyakit:

  1. Osteoarthritis, alias peradangan pada tulang akibat kelebihan beban dan sendi mengalami banyak tekanan. Kondisi ini menyebabkan kucing menjadi sulit bergerak akibat kaku, dan nyeri sendi.
  2. Permasalahan kulit. Akibat kucing sulit bergerak, membuat mereka susah menjangkau bagian tertentu dalam menjilati tubuhnya. Kelebihan lemak pun membuat kucing gatal-gatal, dan bisa tumbuh jerawat.
  3. Gagal jantung. Kucing obesitas memiliki banyak lemak pada otot jantung, hal ini akan menyebabkan kerja jantung terhambat, dan oksigen sukar didistribusikan di dalam tubuh. Hal ini bisa menyebabkan kucing mengalami gangguan pernafasan dan serangan jantung.
  4. Batu ginjal. Obesitas juga dapat menyebabkan infeksi saluran kemih dan terbentuknya batu ginjal.
  5. Liver. Semakin gemuk kucing, semakin banyak lemak menumpuk di dalam hati. Kondisi ini akan mempengaruhi penurunan fungsi hati. Yang kemudian terjadi adalah proses detoksifikasi menjadi terhambat dan membuat kucing menjadi lebih rentan terkena penyakit lainnya.
  6. Diabetes Melitus. Sama halnya seperti manusia, kucing juga dapat mengalami diabetes melitus yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah dan rendahnya angka insulin.

Hayo, mulai batasi ya jatah makan anak di rumah! #nathasatwanusantara #nathasatwaedu #infokucing

EnglishIndonesian